5 Hal Terkini Geger 7 Mayat Ditemukan di Kali Bekasi

2 hours ago 5
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Tujuh mayat remaja laki-laki ditemukan mengambang di Kali Bekasi, Kota Bekasi pagi. Kondisi wajah sudah membengkak.

Ketujuh jenazah tersebut sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan proses identifikasi. Ada dugaan, para korban menceburkan diri karena takut kena patroli polisi.

Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengatakan penemuan jenazah itu dilaporkan warga pukul 07.00 WIB. Lokasinya di Kali Bekasi, tepatnya di belakang Masjid Al Ikhlas, salah satu perumahan di Jatirasa, Jatiasih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, dua saksi sedang berjalan di dekat Masjid Al-Ikhlas bertemu dengan anggota komunitas kucing. Anggota komunitas kucing itu tengah mencari kucing yang hilang di sekitar kali dan justru menemukan mayat mengambang.

"Saksi 2 (dua) mengecek di kali tersebut dan mendapati benar telah ditemukan 5 (lima) orang mayat, yang selanjutnya saksi 2 memberitahukan informasi kepada saksi 1 (satu) yang selanjutnya saksi 1 ( satu) segera melaporkan ke Polsek Jatiasih, Koramil, dan BNPB," jelas Priadi, dalam keterangannya, Minggu (22/9/2024).

Setelah lima mayat ditemukan, ditemukan lagi 2 mayat di lokasi yang sama. Petugas BPBD saat ini masih berjaga di lokasi.

"Saat ini tim BPBD masih menunggu di aliran sungai di titik bawah jembatan Kemang Pratama, untuk menjaga kemungkinan masih ada korban yang terbawa arus di Kali Bekasi," ujarnya.

Penemuan 7 mayat di Kali Bekasi. (Dok. Istimewa)Penemuan 7 mayat di Kali Bekasi. (Foto: Dok. Istimewa)

Korban Diduga Ceburkan Diri Hindari Patroli Polisi

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menduga tujuh orang yang ditemukan tewas di Kali Bekasi, Kota Bekasi, menceburkan diri karena takut adanya patroli polisi. Karyoto mengatakan pihaknya melibatkan Propam Polri dan Kompolnas untuk mengusut kasus ini.

"Menurut informasi sekilas adalah bahwa ini adalah salah satu yang menjadi kemarin malam itu yang sudah bisa diambil keterangan memang mereka menceburkan diri ke sungai karena adanya ketakutan, ketakutan adanya patroli yang lewat atau yang menegur, menegurnya sejauh mana ini sedang kami dalami oleh Propam," ujar Karyoto saat mengecek TKP, kepada wartawan.

Karyoto mengatakan, pada Sabtu (21/9) pukul 03.00 WIB, memang ada kegiatan patroli Polisi di kawasan Jatiasih. Petugas yang berpatroli itu kemudian menemukan sekelompok anak muda sedang berkumpul di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi, dilakukan pembubaran terhadap sekelompok anak muda itu. Dan mengamankan 15 orang, tiga di antaranya jadi tersangka karena membawa senjata tajam.

Karyoto mengatakan informasi awal, sekelompok remaja yang berkumpul itu untuk merayakan ulang tahun. Karyoto mengatakan polisi mendalami informasi tersebut.

"Tadi informasinya katanya ulang tahun, ulang tahun mana kuenya? Mana tempatnya? Kan tidak mungkin ulang tahun di sini," kata Karyoto di lokasi kejadian, Bekasi, Minggu (22/9/2024).

"Yang mesti dipertanyakan adalah kenapa 03.00 WIB adik-adik kita ini ada berada di sini," tambahnya.

Polisi masih mendalami korban tewas di Kali Bekasi terkait aksi tawuran tersebut. Sejumlah saksi sudah diminta keterangan polisi.

Kondisi Wajah Sudah Membengkak

Tujuh mayat laki-laki yang ditemukan di kali Bekasi, Kota Bekasi sudah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati. Polisi mencari keterangan dari sejumlah saksi.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jakarta, Agung Priambodo mengatakan, kondisi tubuh mayat tersebut sudah membusuk. Mereka ditemukan berdekatan.

"(Kondisi) begitu membusuk. Masih deket (posisi penemuan antar korban)," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengatakan saat ditemukan wajah ketujuh mayat tersebut juga sudah membengkak.

"Sudah mulai membengkah pada wajah," ujarnya.

Baca berita di halaman selanjutnya.

Read Entire Article